More
    HomeBerita PolisiWaspada modus penipuan! Surat tilang elektronik ETLE palsu melalui whatsapp Dan APK

    Waspada modus penipuan! Surat tilang elektronik ETLE palsu melalui whatsapp Dan APK

    Published on

    spot_img

    Waspada modus penipuan! Surat tilang elektronik ETLE palsu melalui whatsapp Dan APK

    Melansir dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kode pembayaran denda ETLE hanya dikirimkan melalui SMS dan dikirim dari sistem Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

    Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk mengingat bahwa bahwa ETLE dan kode pembayaran tidak pernah dikirimkan melalui WhatsApp. Dengan demikian, pesan WhatsApp yang melampirkan format .APK sebagai surat tilang adalah penipuan.

    Modusnya, pelaku bakal mengirimkan pesan singkat di WhatsApp dengan berpura-pura sebagai pihak kepolisian dan mengirim file ekstensi APK kepada korban, bukan surat seperti yang selama ini diterapkan.

     

     

    Waspada, aksi penipuan modus mengirim surat tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) menghantui masyarakat beberapa hari belakangan ini. (Dok. NTMC Polri Info)Foto: Waspada, aksi penipuan modus mengirim surat tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) menghantui masyarakat beberapa hari belakangan ini. (Dok. NTMC Polri Info)
    Waspada, aksi penipuan modus mengirim surat tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) menghantui masyarakat beberapa hari belakangan ini. (Dok. NTMC Polri Info)

    Seperti diketahui, Polri telah menerapkan sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Melalui sistem tilang ETLE, pemilik kendaraan yang melanggar lalu lintas akan dikirimi surat konfirmasi tilang ke alamat terdaftar.

    Saat ini, sistem tilang ETLE telah diterapkan oleh 34 Polda seluruh Indonesia. Melalui ETLE, polisi tidak perlu lagi menyetop pelanggar lalu lintas untuk memberikan surat tilang. Sebab, pengendara yang melanggar lalu lintas sudah ‘tertangkap’ kamera ETLE. Nantinya, hasil tangkapan kamera ETLE akan diverifikasi terlebih dahulu oleh Back Office ETLE.

    Bila petugas sudah berhasil mengidentifikasi data kendaraan, surat konfirmasi tilang akan dikirim ke alamat kendaraan terdaftar melalui PT Pos Indonesia. Surat konfirmasi tersebut berupa surat dalam beberapa lembaran kertas berisikan foto, waktu, dan tempat terjadinya pelanggaran lalu lintas. Tersedia pula QR Code untuk melihat bukti pelanggaran lewat online.

    Latest articles

    Mudik Lancar Jadi Alasan Masyarakat Puas dengan Pengaturan Arus Mudik Lebaran 2024

    Mudik Lancar Jadi Alasan Masyarakat Puas dengan Pengaturan Arus Mudik Lebaran 2024 Kapolri Jenderal Listyo...

    Survei: 86,5 persen nilai kinerja Polri sangat membantu pemudik

    Survei: 86,5 persen nilai kinerja Polri sangat membantu pemudik   Berita Polisi Jakarta - Lembaga survei...

    Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang

    Kurang dari 7 Jam, Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang KOTA...

    Kadiv Humas Polri Paparkan Pentingnya Penyebaran Informasi Tingkat RT/RW untuk Ciptakan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

    Kadiv Humas Polri Paparkan Pentingnya Penyebaran Informasi Tingkat RT/RW untuk Ciptakan Kepercayaan Publik Terhadap...

    More like this

    Mudik Lancar Jadi Alasan Masyarakat Puas dengan Pengaturan Arus Mudik Lebaran 2024

    Mudik Lancar Jadi Alasan Masyarakat Puas dengan Pengaturan Arus Mudik Lebaran 2024 Kapolri Jenderal Listyo...

    Survei: 86,5 persen nilai kinerja Polri sangat membantu pemudik

    Survei: 86,5 persen nilai kinerja Polri sangat membantu pemudik   Berita Polisi Jakarta - Lembaga survei...

    Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang

    Kurang dari 7 Jam, Polisi Berhasil Amankan Tersangka Tabrak Lari Petugas Kebersihan Kota Malang KOTA...